Archive for the ‘Lowongan Pekerjaan’ Category
Universitas Gadjah Mada dalam waktu dekat akan mengoperasionalkan Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM. Pada tahap awal kami mengundang Anda untuk bergabung dalam Tim Layanan Kesehatan Terbaik Kami sebagai Tenaga Profesional Kesehatan.
Tak terbersit sama sekali dalam pikiran ini, dan dalam pLanning hidup masa depan, untuk kerja di Luar negeri. Yang terpikir saat Lulus kuliah adalah hanya ingin segera kerja dan mengapLikasikan iLmu yang aku punya di tanah air tercinta. Namun, sang Maha Kuasa menggariskan haL lain. Seperti mendapatkan angin segar saja rasanya waktu itu..saat salah seorang sahabatku tercinta memberitahuku bahwa ada program training keperawatan spesialis yang nantinya bisa menjadi jembatan untuk kerja di Luar negeri. What,,,what…kerja di luar negeri?? pertanyaan yg menggeLitik otakku saat itu. Aku akan jauh dari keluargaku tercinta, sahabat dan lingkungan yang sudah sangat nyaman jika kerja di luar negeri. Namun hal ini sangat meNantang juga. Kesempatan tak datang dua kaLi bukan?? Jadi teringat salah satu quatation favoritku:
“Jangan cari kemuliaan di kampung kelahiranmu, sungguh kemuliaan itu ada dalam perantauan di usai muda”.
(Tokyo-Jepang) Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang Minggu (11/04) mengumumkan hasil survei yang dilakukan pada bulan Februari, yang menunjukkan 60 persen pasien di seluruh Jepang, merasa puas atas pelayanan yang diberikan oleh para calon perawat dari Indonesia.
Sampai saat ini, sebanyak 277 orang calon perawat dari Indonesia, yang datang ke Jepang sebagai bagian dari program Perjanjian Kemitraan Ekonomi Indonesia-Jepang (IJEPA), telah mengikuti program kerja magang di rumah sakit yang ada di seluruh Jepang, dengan gelombang pertama masuk ke ke Jepang, pada pertengahan tahun 2008.
Survei yang dilakukan Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan pada bulan Februari, diikuti oleh para pasien di 36 rumah sakit, yang menerima penempatan para calon perawat dari Indonesia.
Enam puluh tiga persen pasien menyatakan, kinerja para calon perawat dari Indonesia memuaskan, sementara 35 persen tidak memberikan keputusan, dan 2 persen menyatakan tidak memuaskan.
Mengenai kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Jepang, 41 persen responden menyatakan tidak ada masalah, 39 persen menyatakan saat berbicara dengan perlahan, komunikasi bukan masalah dan 19 persen menjawab, mereka dapat berkomunikasi dengan bahasa yang mudah dimengerti.
Para calon perawat Indonesia, berdasarkan ketentuan dalam EPA, harus mengikuti ujian negara untuk mendapatkan sertifikat perawat dalam tiga tahun, agar dapat terus bekerja di Jepang, namun bagi mereka yang datang dua tahun lalu, harus kembali ke Indonesia bila gagal lulus dalam ujian negara ketiga kalinya, pada bulan Februari 2011.
Rencananya, berdasarkan temuan dari survei, Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan, akan mempertimbangkan langkah-langkah untuk membantu para calon perawat dari Indonesia guna mempelajari bahasa Jepang. (YD/NN)

Perawat
Untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar di AKPER Yayasan RS Jakarta dibutuhkan dosen dengan persyaratan sebagai berikut:
1.Lulusan S1 Keperawatan Program A dan program B (nilai plus bagi yang berpengalaman)
2.Berusia maksimal 45 tahun
Berkas lamaran dikirim dan ditujukan kepada:
Direktur AKPER Yayasan RS Jakarta
Komp.Taman Pondok Kelapa Blok G
Jl.Raya Pondok Kelapa
Jakarta Timur
Telp. 021-8656001/02
Tolong sebarkan ke temen-temen yang membutuhkan…




















